Minggu, 27 Maret 2016

Past Perfect Tense (B.Inggris)

A. Pengertian Past Perfect Tense

Past Perfect Tense adalah tense yang berfungsi untuk menggambarkan suatu kegiatan yang telah terjadi di masa lalu. Dikatakan Past karena terjadi di masa lalu, dan dikatakan perfect karena pekerjaannya telah usai/selesai dilakukan.

B. Rumus Past Perfect Tense

rumus past perfect tense beserta contoh kalimatUntuk membuat rumus tense ini kita memerlukan dua unsur tenses, yaitu unsur past dan unsur perfect. Unsur past ditandai dengan Verb-2 dan unsur perfect ditandai dengan Have/has + Verb-3. Jika digabungkan maka bentuk kedua (Verb-2) dari kata kerja Have adalah Had. Jadi rumusnya S + Had + Verb-3 untuk kalimat verbalnya. Sementara untuk kalimat nominalnya, karena setiap unsur nominal (kata benda/noun, kata sifat/adjective atau kata keterangan/adverb) harus didahului to be, maka to be-nya tersebut harus dibentuk menjadi Verb-3, yaitu been dan baru diikuti dengan unsur nominal tersebut.

Bentuk
Rumus
Contoh
+
Verbal
S + had + Verb-3
We had announced before we seized that house.
Nominal
S  + had + been + nominal
We had been a good team.
Verbal
S + had + not + Verb-3
I had not got married when you were 9 years old.
Nominal
S + had + not + been + nominal
Zidane had not been a football player in 1980.
?
Verbal
Had + S + Verb-3?
Had you transferred the money yesterday morning?
Nominal
Had + S + been?
Had she been crazy like this last year?

C. Fungsi Past Perfect Tense

  1. Untuk menggambarkan sebuah pekerjaan yang telah terjadi pada masa lalu.
    Contoh:
    • They had gone to London yesterday morning.
      (mereka telah pergi ke London kemarin pagi)
    • My father had not married my mother when they worked in PT. Sidonongol.
      (Ayahku belum menikahi ibuku ketika mereka bekerja bersama di PT. Sidonongol)
  2. Untuk membuat conditional sentence type 2 berpasangan dengan past future tense.
    Contoh:
    • I would play football if I I had had my own leg.
      (Aku akan bermain bola jika aku punya kaki)
    • If you had got a job before we married, we would not suffer like this.
      (Jika kamu dulu sudah bekerja sebelum menikah, kita tidak akan sengsara seperti ini)
  3. Untuk menggambarkan kegiatan yang telah terjadi sebelum kegiatan lainnya pada masa lampau.
    Contoh:
    • Dutch had colonized Indonesia before Japanese.
      (Belanda telah menjajah Indonesia sebelum Jepang).
    • I had not turned off the TV before I slept last night.
      (Aku belum mematikan TV sebelum tidur kemarin malam)

D. Penggunaan Keterangan Waktu

  • Keterangan waktu yang digunakan dalam tenses ini semuanya berbentuk past tense, seperti: time+ago, last+time, yesterday.
  • Karena biasa digunakan dalam bentuk kalimat dengan dua aktifitas, maka akan ada kata sambung seperti After dan Before.
  • Dalam keadaan tertentu format past perfect bisa dibentuk dalam format berikut:
    contoh: Having burned his pet, He buried it in the back yard (He had killed his pet, before he buried in the back yard).

E. Contoh Kalimat Past Perfect Tense.

  1. Having cleaned the floor, my mother fixed her motorcycle.
    (setelah membersihkan lantai, ibuku membenarkan sepedamotornya)
  2. I had told you many times when you asked me about her.
    (aku sudah memberitahumu beberapaka kali ketika kamu menanyakan tentang dia)
  3. I refused to go to KFC yesterday because I wasn’t hungry. I had eaten.
    (Aku menolak untuk pergi ke KFC kemarin karena aku tidak lapar. Aku sudah makan soalnya)
  4. I would have got all the chances if you had helped me that time.
    (aku bakal sudah mendapatkan semua kesempatan jika kamu menolongku waktu itu)
  5. If I had come to the meeting I would have been promoted.
    (Seandainya aku datang pada saat meeting, aku akan sudah dipromosikan)
  6. Roger Danuarta had disappeared from entertainment since 10 years ago.
    (Roger Danuarta telah menghilang dari dunia hiburan sejak 10 tahun yang lalu)
  7. I had been too hungry to wait you yesterday, so that I went by myself.
    (aku sudah terlalu lapar untuk menunggumu kemarin, jadi aku pergi sendiri)
  8. If you had already told me that you love me at that time, may we would have got married.
    (jika kamu memberitahuku jika kamu mencintaiku, mungkin aku kita sudah akan menikah)
  9. The picture had been burned before she could see it.
    (foto itu sudah dibakar sebelum ia sempat melihatnya)
  10. She had already found the key, before I broke the door.
    (ia sudah menemukan kuncinya sebelum aku mendobrak pintunya)                                                               sumber: inggrisonline.com

Cara Membuat Magnet (IPA)

a. Dengan cara menggosokkan magnet tetap

Benda-benda kecil, misalnya jarum atau paku apabila kita dekatkan dengan sebatang besi atau sebatang baja ternyata benda-benda kecil tersebut tidak dapat ditarik oleh batang besi atau baja.

Hal ini menunjukkan bahwa besi atau baja tidak bersifat sebagai magnet. Besi atau baja dapat dibuat magnet antara lain dengan cara menggosokkan salah satu ujung magnet tetap di sepanjang batang besi, atau baja ke satu arah secara berulang-ulang.
Gambar: Cara membuat magnet dengan menggosok dengan megnet tetap
Secara fisika bahwa benda-benda yang bisa dibuat magnet adalah benda atau material yang sudah mempunyai sifat kemagnetan yang terdiri dari domain-domain atau magnet-magnet kecil yang disebut magnet elementer.

Saat terjadi penggosokan dengan arah yang teratur mengakibatkan adanya pengaruh medan magnet dari magnet permanen yang dapat digunakan untuk menyearahkan posisi domain.

Dengan posisi yang searah tentu mengakibatkan adanya gaya yang ditimbulkan oleh domain tersebut sehingga menjadikan benda bermagnet.

b. Dengan aliran arus listrik

Pada Kegiatan di bawah ini  menunjukkan bahwa paku besar yang dililiti oleh sebuah kumparan setelah dihubungkan dengan baterai kemudian dekatkan dengan paku-paku kecil, ternyata paku kecil akan menempel pada paku besar tersebut.
3 Cara Membuat Magnet
Gambar: Cara membuat magnet dengan aliran arus listrik

Apabila baterai atau sumber arus listrik searah (DC) diganti dengan sumber arus listrik bolak-balik (AC) bertegangan rendah maka paku besar tetap bersifat sebagai magnet.

Namun apabila sebuah magnet dialiri arus listrik bolak-balik (AC) dengan tegangan normal, maka sifat kemagnetannya dapat hilang.

Jika arus listrik diputus maka pakupaku kecil yang menempel pada paku besar dalam hitungan detik
akan berjatuhan atau lepas. Berarti paku besar sudah hilang kemagnetannya.

Jadi, sifat kemagnetan paku besar hanya terjadi selama ada aliran listrik. Dikatakan bahwa paku besi menjadi magnet sementara. 

Seandainya paku besi diganti dengan logam baja, maka setelah arus listrik diputus, logam tetap bersifat sebagai magnet. Karena baja dapat dibuat magnet yang bersifat permanen (tetap).

Secara fisika dapat dijelaskan bahwa medan listrik yang ditimbulkan oleh arus listrik akan mempengaruhi posisi domain yang mengakibatkan posisi yang tidak teratur berubah menjadi teratur atau searah. Dengan posisi searah akan mempunyai kekuatan yang bersifat magnet.

Cara menentukan kutub magnet

Bagaimana cara menentukan kutub utara atau selatan dari magnet buatan ini, kita bisa melakukan dengan cara, misalkan sebatang besi atau baja yang telah dililiti kawat berisolasi/kumparan (kawat transformator) dan dihubungkan dengan baterai telah menjadi magnet.

Maka untuk menentukan kutub-kutub magnetnya dapat dilihat pada Gambar di bawah ini.
Gambar: Cara menentukan arah kutub magnet

Untuk menentukan arah kutub-kutub magnet digunakan aturan tangan kanan menggenggam. Jari-jari
yang menggenggam menunjukkan arah arus listrik. Sedangkan ibu jari menunjuk kutub utara. Jika arah arus listrik dibalik maka arah kutub juga akan sebaliknya, seperti Gambar di atas.

c. Dengan induksi (influensi atau imbas)

Sebuah paku besar didekatkan dengan sebuah magnet yang ditaruh pada statif maka paku akan menempel pada magnet. Paku besar yang telah menempel pada magnet jika didekati paku-paku kecil, ternyata paku-paku kecil menempel pada paku besar.
Hal ini disebabkan oleh paku besar yang berada di dalam medan magnet terkena induksi sehingga bersifat sebagai magnet. Secara konsep sama dengan pembuatan magnet cara digosok atau dililiti kumparan yang dialiri listrik.

Akibat dari pengaruh medan magnet sehingga paku yang menempel pada magnet permanen memungkinkan posisi domaindomainnya menjadi teratur dan bersifat sebagai benda magnet.

Sumber: http://www.berpendidikan.com/2015/10/3-cara-membuat-magnet-dan-gambarnya-lengkap.html